The Intruder

Source: Mitos, misteri, dan urban legend dunia (FB)

The Intruder (Penyusup)

Aku terbangun dengan kaget. Di mana aku? Tampaknya aku diikat di tempat tidur. Aku tahu tempat ini.
Pintu berderit terbuka. Aku melihatnya. Aku tahu wajahnya dan namanya. Matanya tampak bersinar merah redup dalam cahaya lilin. Dia mendekat.
“Bodoh!” kata makhluk itu sambil menuangkan lilin pada tubuhku. Aku menjerit kesakitan. Air mata mengalir di wajahku.
“Tolong biarkan aku pergi!” Aku memohon. “Aku tidak akan melakukannya lagi!”
Dia tersenyum nakal sambil mengeluarkan pisau dapur yang baru saja diambil. Anak manusia yang berusia sepuluh tahun itu kemudian membungkuk dan berbisik saat ia mulai melepas satu lagi cakarku, “Jangan bersembunyi di lemari dan tempat tidur monster harus tahu siapa monster yang nyata”.

This entry was posted in Story.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>