Yoghurt!!!

Good Afternoon everybody!!!
Wah hari ini tidak secerah yang gua harapkan! Disini langit didominasi dengan warna-warna sendu alias lagi mendung! Sekarang aja waktu gua ngetik postingan ini lagi hujan. Udah 2 jam lebih gak berhenti-henti! Untung aja hujannya gak deres banget!

Kali ini gua pengen cerita tentang pengalaman gua bikin yoghurt!
Tahun 2013 anak-anak pemuda di gereja gua bikin usaha jualan minuman gitu lah. Untungnya sih lumayan juga. Dari uang hasil jualan kita bisa bikin surprise tiap ada anggota youth di gereja gua yang ulangtahun. Karna itu tahun 2014 ini kita tetep pengen jualan. Biasanya target pasar kita sih anak-anak sekolah minggu tapi karena tahun 2014 ini ibadah sekolah minggu dimajuin jadi pagi maka kita rada-rada kelimpungan!

Untung aja kita gak kehilangan akal. Kita putusin untuk jualan yoghurt. Jualan minuman kayak Pop Ice itu butuh waktu persiapan yang lumayan sehingga untuk jualan pagi-pagi itu nyaris mustahil. Setelah ditimbang-timbang, jualan yoghurt itu punya untung yang lebih besar dan dalam persiapan dilakukan 2 hari sebelumnya sehingga kita punya waktu tuh buat persiapan. Untung besar yang dijanjikan ini bukan sekedar janji biasa! Kakak perempuan gua pernah disuruh pembimbing KIR di sekolahnya untuk bikin yoghurt sendiri dan jualan loh dan gak tanggung-tanggung dari 2 liter susu bisa menghasilkan keuntungan yang bisa bikin tim KIR kakak gua makan-makan di Pizza Hut!!!

Pembuatan yoghurt pun dimulai kemaren Jumat tanggal 7 Februari. Untuk jualan awal kita mau bikin 1 liter dulu biar nanti kalo dilihat pasar ternyata suka maka minggu depan kita bikin 2 liter. Yah itung-itung ngurangin tingkat rugi lah kalo gak laku ^^. Bahan-bahan pembuatan yoghurt semua dapat diperoleh di Carrefour terdekat. Untuk modal awal sih kita ngeluarin Rp 44.900 tapi dengan beberapa bahan yang bisa dipakai berulang kali kayak gula (500gr tapi yang dibutuhin cuma 100gr), pasta makanan, dan biang yoghurt. Prosesnya berawal dari melarutkan gula dengan air lalu panaskan susu dan campurkan dengan air gula tadi, tapi jangan sampai mendidih ya! Nah susu tersebut kemudian dibiarkan hingga anget-anget kuku lah (apaan lagi itu?). Setelah itu campurkan setengah cup biang yoghurt dan aduk rata. Simpan di wadah yang tertutup rapat lalu biarkan selama kurang lebih 10 jam lah. Oh iya dalam pembuatan yoghurt ini semua peralatan dan bahan harus bebas dari bakteri lain biar yoghurtnya jadi ya :)

Hari Sabtu (sekarang) gua pun ngecek dan ternyata yoghurtnya jadi ^^. Setelah itu yoghurt harus disaring dengan serbet bersih supaya gumpalan yoghurt bisa hilang dan tekstur yoghurt jadi lembut. Setelah disaring, yoghurt dicampur dengan pasta makanan dan walaaa this is it! Yoghurt rumahan pun siap dinikmati, tapi tentu aja yoghurt itu gak gua makan karena buat jualan besok -____-

Yoghurt rumahan bisa bertahan sekitar 2 hari kok jadi yah lumayan lah~